-
Hilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan Dengan Cara ini
Kebiasaan menunda pekerjaan adalah hal yang dilakukan sebagian besar orang di dunia. Efeknya bukan hanya pekerjaan yang tertunda, tetpai bisa membuat mood menjadi buruk dan kesempatan untuk meraih rejeki berkurang. Sebagan besar alasan orang untuk menunda pekerjaan adalah karena terdistraksi oleh kesenangan sesaat seperti notifikasi pesan d ponsel, sosial media, maupun informasi episode drama Korea terbaru sudah rilis. Karena hal itu semua pekerjaan terancam tertunda jika tidak bisa menyadari bahwa ha-hal menyenangkan itu bisa dilakukan nanti saja di saat sedang istirahat atau tidak ada pekerjaan. Kebanyakan orang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan dengan membuat catatan, pengingat, menentukan prioritas dan lain sebagainya. Namun ternyata tidak semua orang…
-
Pahami Diri Sendiri untuk Jadi Perempuan Produktif
Setiap orang terutama perempuan pasti ingin produktif. Namun pada kenyataannya menjadi produktif itu menjadi hal sulit bagi beberapa orang, apalagi jika sudah menikah dan menjadi ibu. Di tahun pertama memasuki dunia kepenulisan, saya merasa kesulitan untuk menulis secara konsisten. Ada saatnya untuk menulis dengan lancar, tetapi ada pula saatnya tidak bisa menulis sama sekali. Bahkan untuk membuat satu paragraf saja sulit sekali. Berjam-jam di depan layar laptop tanpa menulis pun pernah saya jalani. Hal itu terjadi cukup lama bahkan mungkin lebih dari dua tahun. Kemudian saya mulai bertanya-tanya kenapa saya seperti ini? Tidak bisa konsisten menulis Mood saya mudah berubah, dan membuat saya hanya menulis ketika mood sedang bagus saja.…
-
Bertumbuh dan Produktif Dengan Membaca Buku
Dari buku kita belajar banyak hal yang mungkin tak pernah terbayangkan. Dulu saya sangat tidak suka baca buku non fiksi. Satu paragraf atau dua paragraf saja sudah membuat saya mengantuk luar biasa. Dari kecil saya lebih suka membaca dongeng atau cerpen, kemudian setelah beranjak remaja hingga dewasa, saya mulai suka membaca buku fiksi berupa novel romance. Bagi saya itu hal luar biasa yang membuat perasaan saya membaik. Apalagi suasana romantis yang membuat saya ikut senang mengikuti perkembangan kisah si tokoh. Namun pada akhirnya saya lelah dan merasa bosan. Merasa butuh buku lain yang dapat membantu saya bertumbuh dan lebih produktif dalam menjalani hidup. Hingga akhirnya saya menemukan buku non fiksi…
-
Perlunya Menghargai Proses Mencapai Tujuan
Dalam setiap upaya mencapai tujuan kita, tentu saja ada proses panjang yang harus dilewati. Tidak ada hal yang bisa dicapai dengan mudah. Memasak mi instan saja masih butuh waktu selama tiga menit apalagi untuk mencapai tujuan jangka panjang, seperti menjadi penulis atau menjadi perempuan produktif yang punya penghasilan sendiri. Semua itu butuh waktu yang tidak sebentar. Ketika saya bertekad menjadi penulis, saya pun melalui banyak hal yang harus dilewati. Bahkan untuk menulis satu novel saja saya harus mengalami banyak kegagalan. Mulai dari ditolak penerbit hingga ditipu penerbit abal-abal. Namun semua itu memberi pelajaran berharga bagi saya. Karena kegagalan pertama itulah saya jadi mempelajari banyak hal lain di dalam dunia kepenulisan,…
-
Manfaatkan Sosial Media untuk Personal Branding yang Beretika Bagian 2
Hai Youtiez, tulisan ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang membahas personal branding di sosial media ya. Kita semua tahu ketika kita sudah meng-upload status di sosial media, maka hal itu sudah menjadi konsumsi publik. Meskipun beberapa menit kemudian kita menghapusnya, bisa jadi sudah ada orang lain yang telah men-screenshot status kita atau merekam layarnya. Jadi bijak dalam bersosial media itu memang sangat perlu. Jika ingin memanfaatkan sosial media untuk personal branding yang beretika maka kita perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini : Bijak Dalam Berbagi Opini Sosial media memang menjadi alat yang sangat mudah untuk berbagi opini. Tinggal ketik caption dan upload maka opini itu akan ter-publish. Namun harus diingat…
-
Manfaatkan Sosial Media untuk Personal Branding yang Beretika Bagian 1
Sebagai perempuan berdaya yang ingin berbisnis dalam bidang menulis atau jasa lainnya, personal branding di sosial media sangatlah diperlukan. Dilansir dari glints.com personal branding adalah persepsi seseorang yang kita bentuk terhadap diri kita dan apa yang bisa kita tawarkan secara profesional saat ini dan di masa depan. Jadi bukan hanya sekadar posting status mengikuti yang sedang viral saja ya. Dengan menunjukan diri kita maupun jasa yang ingin dipasarkan di sosial media kita akan mudah dikenal oleh audiens dan target market yang sesuai dengan kebutuhan. Namun beberapa tahun terakhir sosial media justru menjadi ajang mempermalukan diri sendiri maupun orang lain. Dengan mengunggah konten yang kurang sopan maupun kata-kata yang tidak baik…
-
Tiga Skill Penambah Income yang Bisa Ibu Pelajari di Rumah
Pergi ke pasar di hari Minggu adalah kegiatan menyenangkan bagi para ibu. Sayangnya senangnya cuma pas berangkat saja. Dengan rencana mau beli ini dan itu, list belanjaan sudah tercatat rapi di aplikasi note di hp. Namun sayangnya sampai di pasar harus merasakan kekecewaan karena yang di list tidak bisa terbeli semua. Harga bumbu dapur naik semua. Yang biasanya bisa dapat satu klo kini cuma bisa kebeli setengah kilo. Padahal gaji suami naik nggak sampai seratus ribu. Para ibu pasti pusing nih. Segala sesuat dinilai mahal jika punya uang sedikit, tetapi akan dikatakan murah jika uangnya cukup atau berlebih. Maka memiliki income di luar gaji suami maupun gaji sendiri (bagi ibu)…
-
Bucin Pada Kesedihan Bisa Jadi Penghalang Produktivitas
Kesedihan merupakan salah satu perasaan yang sering ada di dalam hati setiap orang. Biasanya perempuan lebih banyak merasakan hal ini daripada laki-laki. Karena seperti yang kita tahu perempuan dikaruniai perasaan lebih banyak daripada lawan jenisnya. Seringkali tanpa sadar perempuan lebih suka menikmati kesedihan itu, atau bahkan menciptakannya sendiri. Lhoh maksudnya gimana? Coba Youtiez inget lagi, ketika ada masalah seringkali kita tidak langsung memikirkan solusinya, tetapi lebih banyak meratapinya. Misalnya seperti ; mengeluh, kenapa aku begini? Kenapa aku yang mengalami ini? Kenapa harus aku, dsb. Kita sering lupa memikirkan masalah secara berlebihan justru akan mempermparah masalah itu sendiri. Contoh lainnya, di saat sedang tidak terjadi apa-apa. Suasana lagi biasa aja. Kemudian…
-
Deep Talk Sepuluh Menit Agar Tetap Produktif
Deep talk bersama pasangan bisa menjadi salah satu cara agar ibu tetap produktif setiap hari. Tidak butuh waktu lama, minimal sepuluh menit saja, sudah cukup menenangkan jiwa. Apa itu Deep talk? Deep talk atau sering disebut dengan pembicaraaan secara mendalam. Dari pembicaraan itu mungkin ada yang diantaranya curhat untuk melepaskan segala kerumitan dalam pikiran. Sekadar bercerita dan mengeluarkan uneg-uneg memang dipercaya mampu membuat anda lebih rileks dan merasa beban sedikit terangkat. Deep talk tidak harus dilakukan dengan situasi serius, tetapi bisa dilakukan di saat bersantai atau sebelum tidur. Sepuluh menit di sore hari sambil minum teh, atau sepuluh menit sebelum tidur dapat memberikan kelegaan setelah seharian beraktifitas. Meski pada kenyataannya,…
-
Miliki Passive Income dari Hobi Menulis Fiksi
Kebutuhan hidup selalu meningkat. Jarang ada harga barang yang turun seiring waktu berlalu. Untuk itu perlu bagi kita perempuan untuk memiliki passive income demi kesejahteraan finansial di masa depan. Seperti yang kita tahu passive income merupakan penghasilan tambahan yang didapatkan tanpa keterlibatan aktif seseorang. Sederhananya modal sekali, setelah itu dibiarin aja tetap menghasilkan. Passive income bisa berasal dari investasi saham, sewa properti atau bahkan menulis buku. Alangkah menyenangkannya jika bisa memiliki passive income dari hobi menulis bukan? Awalnya menulis bagi saya hanya menjadi sebuah hobi yang menyenangkan. Namun melihat banyaknya peluang cuan dari kepenulisan membuat saya semangat menekuni bidang ini. Keinginan menjadi perempuan dan ibu produktif juga menjadi salah satu…