Ibu Produktif,  Lifestyle,  Uncategorized

Tetap Bekerja Saat Puasa? Pasti Lemes ya?

 

Bulan puasa bukan berarti kita harus berhenti bekerja. Bagi beberapa instansi atau perusahaan biasanya tidak menyediakan libur awal puasa kecuali ada kebijakan tertentu.

Bagi yang sudah terbiasa puasa, hal ini tidak akan menjadi masalah. Namun tetap saja hawa kantuk dan lemes tak bisa dihindari. Apalagi bagi yang bekerja di dalam ruangan.

Bagi saya sendiri lebih baik bekerja di lapangan yang selalu bergerak dari pada di dalam ruangan yang hanya duduk saja di depan komputer. Karena hal itu justru sangat berpotensi mengundang rasa kantuk yang luar biasa. apalagi di ruangan ber-AC.

Di ruangan dingin, sepi dan pekerjaan lagi santai, maka rasa kantuk dan lemes itu akan mucnul dengan sendirinya.

Kamu bisa melakukan beberapa hal ini supaya tidak terserang kantuk :

Mengobrol dengan teman kerja

Mengobrol sebentar dengan teman kerja bisa mengurangi rasa kantuk. Namun jangan sampai obrolan itu mengurangi pahala kita selama berpuasa ya.

Obrolan yang sehat bisa dimulai dengan membiacarakan resep makanan, buku bacaan, drama Korea maupun China yang sedang viral dan lain sebagainya.

Bisa juga membicarakan bisnis yang akan dijalani di masa depan, termasuk investasi.

Berjalan santai

Ketika mata mulai berat dan kepala ingin bersandar di meja, beranjak dari tempat duduk dan berjalan santai di sekitar ruangan bisa jadi solusi untuk membuat mata terbuka dan mengurangi rasa lemes.

Jika di luar tempat kerja merupakan jalan maupun taman yang dilalui banyak orang, maka berjalan di luar ruangan dan melihat pemandangan atau kendaraan yang lalu lalang akan membuat mata segar.

Mendengarkan musik

Mendengarkan musik dan rehat sebentar untuk menyegarkan otak akan dapat membantu mengusir rasa kantuk. Bersenandung pelan juga cukup membantu.

Selain tiga hal itu harus diingat saat makan sahur untuk perbanyak minum air dan mengurangi makanan berat seperti nasi atau lauk yang berlemak.

Memang kita membutuhkan banyak energi untuk melakukan ibadah puasa seharian, tetapi makan banyak di saat sahur justru akan membuat perut terasa begah dan cepat lapar kembali.

Makan makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah akan sangat membantu menyegarkan diri saat puasa dan mengurangi rasa kantuk.

Tidak hanya untuk yang bekerja di kantor, bagi ibu rumah tangga maupun yang merangkap sebagai freelancer. Bekerja di rumah saja tentu lebih berisiko tinggi terserang kantuk saat puasa.

Apalagi jika memilih bekerja di atas sofa atau kasur yang empuk. didukung udara pagi yang sejuk atau kipas dan pendingin ruangan. Ah sudahlah, tidak butuh waktu lama untuk terlelap dan malah tidak jadi bekerja.

Intinya, Aktif Bergerak Usir Rasa Kantuk

Aktif bergerak bukan berarti harusย  berlari atau melakukan olahraga yang berat. Seperti yang sudah ditulis di atas, berjalan bisa jadi pilihan, hal lainnya bisa dilakukan dengan peregangan setiap lima belas menit sekali.

Yang jelas bergerak sangat dibutuhkan. karena dengan begitu semua tubuh bergerak bebas dan tidak lemes.

Karena kalau sudah merasa kantuk, rasa lemes itu bisa mengikuti.

Hal itu bisa jadi alasan untuk berbaring dan malas-malasan. Padahal saat berpuasa bukan berarti puasa kerja juga kan? ingat masih harus bekerja untuk dapat membeli lauk untuk berbuka.

Blogger Editor Freelance Penulis novel Content writer Copy writer Graphic designer by canva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *